Skip to main content

Penerbit Duta

Comments

Popular posts from this blog

Kejaksaan Republik Indonesia

SEJARAH Sebelum Reformasi Istilah Kejaksaan sebenarnya sudah ada sejak lama di Indonesia. Pada zaman kerajaan Hindu-Jawa di Jawa Timur, yaitu pada masa Kerajaan Majapahit, istilah dhyaksa, adhyaksa, dan dharmadhyaksa sudah mengacu pada posisi dan jabatan tertentu di kerajaan. Istilah-istilah ini berasal dari bahasa kuno, yakni dari kata-kata yang sama dalam Bahasa Sansekerta. Seorang peneliti Belanda, W.F. Stutterheim mengatakan bahwa dhyaksa adalah pejabat negara di zaman Kerajaan Majapahit, tepatnya di saat Prabu Hayam Wuruk tengah berkuasa (1350-1389 M). Dhyaksa adalah hakim yang diberi tugas untuk menangani masalah peradilan dalam sidang pengadilan. Para dhyaksa ini dipimpin oleh seorang adhyaksa, yakni hakim tertinggi yang memimpin dan mengawasi para dhyaksa tadi. Kesimpulan ini didukung peneliti lainnya yakni H.H. Juynboll, yang mengatakan bahwa adhyaksa adalah pengawas (opzichter) atau hakim tertinggi (oppenrrechter). Krom dan Van Vollenhoven, juga seorang peneliti Belanda,...

CV Viekontama Perkasa

Viekontama Perkasa di dirikan pada tanggal 25 November 2005 sesuai dengan akte No. 29, Notaris Aswendi Kamuli, SH di Jakarta. Perusahaan kami bergerak di bidang jasa konstruksi seperti Batching Plant (Ready Mix Concrete) dan penyediaan alat berat seperti Truk Concrete Pump ( Pompa Beton ) jenis Super Long Boom, Long Boom dan Standart Boom, Truck Crane, Excavator dan lain-lain.     Hal – hal yang melatar belakangi pendirian  Viekontama Perkasa karena bidang konstruksi merupakan bisnis dengan nilai investasi tinggi dan Keuntungan yang cukup yang sangat besar dan resiko yang cukup rendah jika kita profesional. Selain itu banyaknya potensi pasar yang kuat serta peluang usaha di bidang jasa kontruski yang menjanjikan di Indonesia.            VISI Menjadi perusahaan yang terpercaya dan terkemuka dalam pengadaan alat berat dan konstruksi.            MISI Mem...

Manik Angkeran

Bali MANIK ANGKERAN ASAL MULA SELAT BALI Pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama SidiMantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran.  Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai namun dia mempunyai sifat yang kurang baik, yaitu suka berjudi. Dia sering kalah sehingga dia terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, malahan berhutang pada orang lain. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, "Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah...